Sri Wintala Achmad
http://sastrakarta.multiply.com/
Sewaktu bersilaturahmi kepada seorang kawan seniman, saya disodori sebuah buku ‘Malioboro’ terbitan Trikayon. Buku Malioboro yang disusun oleh Sri Widati dkk itu merupakan kumpulan puisi dari para penyair Yogyakarta periode 1960-2000. Terlepas dari kriteria yang ditetapkan para penyusun, nama-nama di dalam ‘Malioboro’, semisal WS. Rendra, Gunawan Mohamad, Sapardi Djoko Damono, Kirdjomulyo, Linus Suryadi AG, Emha Ainun Nadjib, Ragil Suwarno Pragolapati dll memang tidak dapat disangsikan lagi sebagai penyair yang pernah melakukan proses kreativitas puitiknya di Yogyakarta.
Di satu sisi, saya menyambut gembira atas kehadiran antologi puisi Malioboro’ di ranah sastra Yogyakarta. Karena apapun bentuk cetakannya dan sejauh mana kualitas isinya, ‘Malioboro’ memiliki arti penting di dalam penyelamatan dokumentasi puisi yang pernah dipublikasikan melalui berbagai media cetak (harian), semisal: Kedaulatan Rakyat, Minggu Pagi, Bernas, Jogja Pos, Masa Kini dan beberapa buku antologi puisi.
Namun di sisi lain, saya sangat menyayangkan. Kehadiran buku tersebut ternyata tidak disertai dengan pemberitahuan baik dari pihak penerbit maupun penyusun kepada para penyair yang karya-karyanya dimuat di dalam antologi puisi ‘Malioboro’. Ini terbukti sewaktu saya tanyakan kepada saudara Landung Rusyanto Simatupang, Indra Tranggono dan Raudal Tanjung Banua (tiga ‘penyair’ yang karyanya termuat di dalam antologi puisi Malioboro) di ruang seminar TBY, mereka menyatakan tidak dihubungi oleh pihak penerbit dan penyusun. Persoalan ini sesungguhnya bukan masalah besar. Akan tetapi menurut hemat saya, pihak penerbit dan penyusun tidak melalui jalur etika yang benar. Meskipin jalur etika tersebut tidak tergambar di dalam peta perpusian yang ada selama ini.
Realitas buruk di dalam ranah sastra Yogyakarta di muka seyogyanya menjadi catatan penting bagi Taman Budaya Yogyakarta (TBY) yang segera menerbitkan antologi puisi penyair Yogyakarta periode 1960-2000. Apa yang saya harapkan ini ternyata mendapatkan sambutan positif dari Agus Setiawan selaku koordinator panitia penerbitan buku antologi puisi penyair Yogyakarta periode 1960-2000 versi TBY. Maka beliau tetap akan memberitahukan kepada para penyair (keluarga penyair yang telah meninggal), yang karya-karya dimuat di dalam antologi puisi tersebut. Langkah arif ini dimaksudkan sebagai manifestasi sikap pemanusiaan penyair yang posisinya kian terpinggirkan di dalam dunia sastra.
Hal yang layak dibanggakan bahwa penerbitan antologi puisi penyair periode 1960-2000 versi TBY tersebut akan dikurasi oleh tiga pemerhati sastra handal. Mereka antara lain: Suminto A. Sayuti, Landung Rusyanto Simatupang, dan Afrizal Malna. Sehingga buku antologi tersebut menjadi dokumentasi sastra (puisi) yang apresiatif dan tidak lepas dari nilai kualitatifnya. Kehadirannya pun akan memberikan kontribusi wacana sastra yang cukup menarik.
Penerbitan antologi puisi penyair Yogyakarta periode 1960-2000 versi TBY tersebut memiliki peran di dalam menggairahkan kembali aktivitas sastra yang kian mlempem. Asumsi ini berdasarkan pada realitas atas kelangkaan penerbitan buku puisi di Yogyakarta yang pada beberapa dekade 60-90an pernah mengalami kegairahannya. Mengingat penerbitan buku puisi yang tidak bernasib sebaik penerbitan buku novel dan kumpulan cerpen tersebut diklaim sebagian penerbit sebagai projek idelisme bunuh diri, karena tidak memenuhi kebutuhan pasar yang cenderung berselera pop.
Apa yang dilakukan TBY di dalam pendokumentasian karya sastra, terutama puisi, tidak dapat dipandang sebelah mata. Sesudah menilik bahwa kian langkanya lembaga atau personal segigih Mas Warno (panggilan akrab saya dengan Almarhum Suwarno Pragolapati) yang peduli dengan kerja pendokumentasian puisi penyair Yogyakarta. Bahkan antologi puisi tersebut diharapkan mampu melengkapi atau ‘menyempurnakan’ data penyair sebagaimana yang terlepas dari catatan Sri Widati dkk dalam antologi puisi Malioboro, serta Buku Pintar Sastra Indonesia susunan Pamusuk Eneste (Penerbit Kompas).
Antologi puisi versi TBY yang direncanakan terbit pada bulan Agustus mendatang ternyata mendapatkan dukungan dari para penyair. Hal ini terbukti bahwa Agus Setiawan telah mencatat 47 penyair yang bersedia mengirimkan karya-karya puisinya. Mereka antara lain: Teguh Ranusastra Asmara, Bakdi Sumanto, Iman Budi Santosa, Fauzi Absal, Ahmadun Y. Herfanda, Sutirman Eka Ardhana, Joko Pinurbo, Sri Setya Rahayu, Bambang Darto, Musthofa W. Hasyim, Suryanto Sastro Atmodjo (almarhum), Zainal Arifin Thoha (almarhum) Edy Lirisacra, Abidah El-Khaliqie, Ulfatin CH, Otto Sukato CR, Hamdy Salad. Sigid Sugito. Kuswaidi Syafi’ie, Satmoko Budi Santosa, R. Toto Sugiharto, Azis Sukarno, Akhmad Muhaimin Azet, Evi Idawati dll.
Hal yang sangat menggembirakan bahwa beberapa penyair potensial dari generasi 2000-an yang tidak tercatat nama dan karyanya di dalam antologi puisi Malioboro, seperti: Hasta Indriyana, Gunawan ‘Cindil’ Maryanto, Agus Manaji, Akhmad Muclish Amrin, Bustan Basir Maras, Mahwi Air Tawar, Indrian Koto, Mutia Sukma dll telah mengirimkan karya-karyanya. Ini merupakan fakta yang tidak dapat dipungkiri, di mana regenerasi penyair di Yogyakarta sesantiasa tumbuh-kembang secara dinamis.
Ditandaskan kumudian bahwa penerbitan antologi puisi penyair Yogyakarta periode 1960-2000 versi TBY tersebut memiliki kontribusi besar di dalam khasanah sastra Yogyakarta khususnya dan Indonesia pada umumnya. Oleh sebab itu, upaya pendokumentasian puisi penyair Yogyakarta tersebut layak ditopang melalui media internet atau terutama melalui blog www.sastrakarta.multiply.com
. Dari blog ini diharapkan agar masyarakat puitika Indonesia dapat mengakses nama penyair dan karya-karya puisinya kapan dan di mana saja.
Wahyaning wahyu tumelung, tulus tan kena tinegor (wirid hidayat jati, R.Ng. Ronggowarsito)
Langganan:
Posting Komentar (Atom)
A Rodhi Murtadho
A. Azis Masyhuri
A. Qorib Hidayatullah
A.C. Andre Tanama
A.S. Laksana
Abdul Aziz Rasjid
Abdul Hadi WM
Abdul Malik
Abdurrahman Wahid
Abidah El Khalieqy
Acep Iwan Saidi
Acep Zamzam Noor
Adi Prasetyo
Afnan Malay
Afrizal Malna
Afthonul Afif
Aguk Irawan M.N.
Agus B. Harianto
Agus Himawan
Agus Noor
Agus R. Sarjono
Agus Sri Danardana
Agus Sulton
Agus Sunyoto
Agus Wibowo
Ahda Imran
Ahmad Fatoni
Ahmad Maltup SA
Ahmad Muchlish Amrin
Ahmad Musthofa Haroen
Ahmad Suyudi
Ahmad Syubbanuddin Alwy
Ahmad Tohari
Ahmad Y. Samantho
Ahmad Yulden Erwin
Ahmad Zaini
Ahmadun Yosi Herfanda
Ajip Rosidi
Akhmad Sekhu
Akmal Nasery Basral
Alex R. Nainggolan
Alexander G.B.
Almania Rohmah
Alunk Estohank
Amalia Sulfana
Amien Wangsitalaja
Aming Aminoedhin
Aminullah HA Noor
Andari Karina Anom
Andi Nur Aminah
Anes Prabu Sadjarwo
Anindita S Thayf
Anindita S. Thayf
Anitya Wahdini
Anton Bae
Anton Kurnia
Anung Wendyartaka
Anwar Nuris
Anwari WMK
Aprinus Salam
APSAS (Apresiasi Sastra) Indonesia
Ardus M Sawega
Arie MP Tamba
Arief Budiman
Ariel Heryanto
Arif Saifudin Yudistira
Arif Zulkifli
Arifi Saiman
Aris Kurniawan
Arman A.Z.
Arsyad Indradi
Arti Bumi Intaran
Ary Wibowo
AS Sumbawi
Asarpin
Asbari N. Krisna
Asep Salahudin
Asep Sambodja
Asti Musman
Atep Kurnia
Atih Ardiansyah
Aulia A Muhammad
Awalludin GD Mualif
Aziz Abdul Gofar
B. Nawangga Putra
Badaruddin Amir
Bagja Hidayat
Bakdi Sumanto
Balada
Bale Aksara
Bambang Agung
Bambang Kempling
Bamby Cahyadi
Bandung Mawardi
Bedah Buku
Beni Setia
Benni Indo
Benny Arnas
Benny Benke
Bentara Budaya Yogyakarta
Berita Duka
Berita Utama
Bernando J Sujibto
Berthold Damshauser
Binhad Nurrohmat
Bonari Nabonenar
Bre Redana
Brunel University London
Budi Darma
Budi Hutasuhut
Budi P. Hatees
Budiman S. Hartoyo
Buku Kritik Sastra
Bung Tomo
Burhanuddin Bella
Butet Kartaredjasa
Cahyo Junaedy
Cak Kandar
Caroline Damanik
Catatan
Cecep Syamsul Hari
Cerbung
Cerpen
Chairil Anwar
Chamim Kohari
Chavchay Saifullah
Cornelius Helmy Herlambang
D. Zawawi Imron
Dad Murniah
Dadang Sunendar
Damhuri Muhammad
Damiri Mahmud
Danarto
Daniel Paranamesa
Dante Alighieri
David Krisna Alka
Deddy Arsya
Dedi Pramono
Delvi Yandra
Deni Andriana
Denny Mizhar
Dessy Wahyuni
Dewan Kesenian Lamongan (DKL)
Dewey Setiawan
Dewi Rina Cahyani
Dewi Sri Utami
Dian Hartati
Diana A.V. Sasa
Dianing Widya Yudhistira
Dina Jerphanion
Djadjat Sudradjat
Djasepudin
Djoko Pitono
Djoko Saryono
Dodiek Adyttya Dwiwanto
Dody Kristianto
Donny Anggoro
Donny Syofyan
Dony P. Herwanto
Dorothea Rosa Herliany
Dr Junaidi
Dudi Rustandi
Dwi Arjanto
Dwi Fitria
Dwi Pranoto
Dwi S. Wibowo
Dwicipta
Dwijo Maksum
E. M. Cioran
E. Syahputra
Egidius Patnistik
Eka Budianta
Eka Kurniawan
Eko Darmoko
Eko Hendrawan Sofyan
Eko Triono
Elisa Dwi Wardani
Ellyn Novellin
Elokdyah Meswati
Emha Ainun Nadjib
Endro Yuwanto
Eriyanti
Erwin Edhi Prasetya
Esai
Evi Idawati
F Dewi Ria Utari
F. Dewi Ria Utari
Fadlillah Malin Sutan Kayo
Fahrudin Nasrulloh
Faisal Kamandobat
Fajar Alayubi
Fakhrunnas MA Jabbar
Fanani Rahman
Faruk HT
Fatah Yasin Noor
Fatkhul Anas
Fazabinal Alim
Fazar Muhardi
Felix K. Nesi
Festival Sastra Gresik
Fikri. MS
Frans Ekodhanto
Fransiskus X. Taolin
Franz Kafka
Fuad Nawawi
Gabriel García Márquez
Gde Artawa
Geger Riyanto
Gendhotwukir
Gerakan Surah Buku (GSB)
Ging Ginanjar
Gita Pratama
Goenawan Mohamad
Grathia Pitaloka
Gufran A. Ibrahim
Gunoto Saparie
Gusty Fahik
H. Rosihan Anwar
H.B. Jassin
Hadi Napster
Halim HD
Halimi Zuhdy
Hamdy Salad
Hamsad Rangkuti
Han Gagas
Haris del Hakim
Hary B Kori’un
Hasan Junus
Hasnan Bachtiar
Hasta Indriyana
Hasyuda Abadi
Hawe Setiawan
Helvy Tiana Rosa
Hendra Makmur
Hepi Andi Bastoni
Herdiyan
Heri KLM
Heri Latief
Heri Ruslan
Herman Hasyim
Hermien Y. Kleden
Hernadi Tanzil
Herry Lamongan
Heru Emka
Hikmat Gumelar
Holy Adib
Hudan Hidayat
Humam S Chudori
I Nyoman Darma Putra
I Nyoman Suaka
I Tito Sianipar
Ian Ahong Guruh
IBM. Dharma Palguna
Ibnu Rusydi
Ibnu Wahyudi
IDG Windhu Sancaya
Iffah Nur Arifah
Ignas Kleden
Ignasius S. Roy Tei Seran
Ignatius Haryanto
Ignatius Liliek
Ika Karlina Idris
Ilham Khoiri
Imam Muhtarom
Imam Nawawi
Imamuddin SA
Iman Budhi Santosa
Imron Rosyid
Imron Tohari
Indah S. Pratidina
Indiar Manggara
Indra Tranggono
Indrian Koto
Insaf Albert Tarigan
Ipik Tanoyo
Irine Rakhmawati
Isbedy Stiawan Z.S.
Iskandar Norman
Istiqomatul Hayati
Iswara N Raditya
Iverdixon Tinungki
Iwan Gunadi
Iwan Nurdaya Djafar
Jadid Al Farisy
Jakob Sumardjo
Jamal D. Rahman
Jamrin Abubakar
Janual Aidi
Javed Paul Syatha
Jay Am
Jaya Suprana
Jean-Paul Sartre
JJ. Kusni
Joanito De Saojoao
Jodhi Yudono
John Js
Joko Pinurbo
Joko Sandur
Joni Ariadinata
Jual Buku Paket Hemat
Junaidi Abdul Munif
Jusuf AN
Karya Lukisan: Andry Deblenk
Kasnadi
Katrin Bandel
Kedung Darma Romansha
Khairul Mufid Jr
Ki Panji Kusmin
Kingkin Puput Kinanti
Kirana Kejora
Ko Hyeong Ryeol
Koh Young Hun
Komarudin
Komunitas Deo Gratias
Komunitas Penulis Katolik Deo Gratias
Korrie Layun Rampan
Kritik Sastra
Kurniawan
Kuswaidi Syafi'ie
Lathifa Akmaliyah
Latief S. Nugraha
Leila S. Chudori
Lembaga Pengembangan Pembelajaran dan Penjaminan Mutu (LP3M) Universitas Jember
Lenah Susianty
Leon Trotsky
Linda Christanty
Liza Wahyuninto
Lona Olavia
Lucia Idayani
Luhung Sapto Nugroho
Lukman Santoso Az
Luky Setyarini
Lusiana Indriasari
Lutfi Mardiansyah
M Syakir
M. Faizi
M. Fauzi Sukri
M. Mustafied
M. Yoesoef
M.D. Atmaja
M.H. Abid
M.Harir Muzakki
Made Wianta
Mahmoud Darwish
Mahmud Jauhari Ali
Majalah Budaya Jejak
Makmur Dimila
Malkan Junaidi
Maman S Mahayana
Manneke Budiman
Mardi Luhung
Mardiyah Chamim
Marhalim Zaini
Maria Hartiningsih
Mariana Amiruddin
Martin Aleida
Marwanto
Mas Ruscitadewi
Masdharmadji
Mashuri
Masuki M. Astro
Media Dunia Sastra
Media: Crayon on Paper
Mega Vristian
Melani Budianta
Mezra E Pellondou
MG. Sungatno
Micky Hidayat
Mikael Johani
Mikhael Dua
Misbahus Surur
Moch Arif Makruf
Mohamad Fauzi
Mohamad Sobary
Mohamed Nasser Mohamed
Mohammad Takdir Ilahi
Muhammad Al-Fayyadl
Muhammad Amin
Muhammad Muhibbuddin
Muhammad Nanda Fauzan
Muhammad Qodari
Muhammad Rain
Muhammad Subarkah
Muhammad Taufiqurrohman
Muhammad Yasir
Muhammad Zuriat Fadil
Muhammadun AS
Muhyidin
Mujtahid
Munawir Aziz
Musa Asy’arie
Musa Ismail
Musfi Efrizal
Mustafa Ismail
Mustofa W Hasyim
N. Mursidi
Nafi’ah Al-Ma’rab
Naqib Najah
Narudin Pituin
Naskah Teater
Nasru Alam Aziz
Nelson Alwi
Neni Ridarineni
Nezar Patria
Ni Made Purnamasari
Ni Putu Rastiti
Nirwan Ahmad Arsuka
Nirwan Dewanto
Noval Jubbek
Novelet
Nunung Nurdiah
Nur Utami Sari’at Kurniati
Nurdin Kalim
Nurel Javissyarqi
Nurhadi BW
Obrolan
Odhy`s
Okta Adetya
Orasi Budaya Akhir Tahun 2018
Orhan Pamuk
Otto Sukatno CR
Pablo Neruda
Patricia Pawestri
PDS H.B. Jassin
Pipiet Senja
Pramoedya Ananta Toer
Pranita Dewi
Prosa
Proses Kreatif
Puisi
Puisi Pertemuan Mahasiswa
Puji Santosa
Pustaka Bergerak
PUstaka puJAngga
Putu Fajar Arcana
Putu Setia
Putu Wijaya
R. Timur Budi Raja
Radhar Panca Dahana
Rahmah Maulidia
Rahmi Hattani
Rakai Lukman
Rakhmat Giryadi
Rambuana
Ramzah Dambul
Raudal Tanjung Banua
Redhitya Wempi Ansori
Reiny Dwinanda
Remy Sylado
Resensi
Revolusi
Ria Febrina
Rialita Fithra Asmara
Ribut Wijoto
Richard Strauss
Rida K Liamsi
Riduan Situmorang
Ridwan Munawwar Galuh
Riki Dhamparan Putra
Rina Mahfuzah Nst
Rinto Andriono
Riris K. Toha-Sarumpaet
Risang Anom Pujayanto
Rita Zahara
Riza Multazam Luthfy
Robin Al Kautsar
Robin Dos Santos Soares
Rodli TL
Rofiqi Hasan
Roland Barthes
Romi Zarman
Romo Jansen Boediantono
Rosidi
Ruslani
S Prana Dharmasta
S Yoga
S. Jai
S.W. Teofani
Sabine Müller
Sabrank Suparno
Safitri Ningrum
Saiful Amin Ghofur
Sajak
Salamet Wahedi
Salman Rusydie Anwar
Samsudin Adlawi
Sapardi Djoko Damono
Sarabunis Mubarok
Sartika Dian Nuraini
Sastra Using
Satmoko Budi Santoso
Saut Poltak Tambunan
Saut Situmorang
Sayuri Yosiana
Sayyid Madany Syani
Sejarah
Sekolah Literasi Gratis (SLG)
Sem Purba
Seno Gumira Ajidarma
Seno Joko Suyono
Shiny.ane el’poesya
Sigit Susanto
Sihar Ramses Simatupang
Sindu Putra
Siti Mugi Rahayu
Siti Sa’adah
Siwi Dwi Saputro
Sjifa Amori
Slamet Rahardjo Rais
Soeprijadi Tomodihardjo
Sofyan RH. Zaid
Sohifur Ridho’i
Soni Farid Maulana
Sony Prasetyotomo
Sonya Helen Sinombor
Sosiawan Leak
Sri Rominah
Sri Wintala Achmad
St. Sularto
STKIP PGRI Ponorogo
Subagio Sastrowardoyo
Sudarmoko
Sudaryono
Sudirman
Sugeng Satya Dharma
Suhadi
Sujiwo Tedjo
Sukar
Suminto A. Sayuti
Sunaryono Basuki Ks
Sungatno
Sunlie Thomas Alexander
Suryadi
Suryanto Sastroatmodjo
Susilowati
Sutan Iwan Soekri Munaf
Sutardji Calzoum Bachri
Sutejo
Sutrisno Buyil
Syaifuddin Gani
Taufiq Ismail
Taufiq Wr. Hidayat
Teguh Winarsho AS
Tengsoe Tjahjono
Th. Sumartana
Theresia Purbandini
Tia Setiadi
Tjahjono Widarmanto
Tjahjono Widijanto
TS Pinang
Tu-ngang Iskandar
Tulus Wijanarko
Udo Z. Karzi
Umbu Landu Paranggi
Universitas Indonesia
Urwatul Wustqo
Usman Arrumy
Usman Awang
UU Hamidy
Vinc. Kristianto Batuadji
Vladimir I. Braginsky
W.S. Rendra
Wahib Muthalib
Wahyu Utomo
Wardjito Soeharso
Wawan Eko Yulianto
Wawancara
Wayan Sunarta
Weni Suryandari
Wiko Antoni
Wina Karnie
Winarta Adisubrata
Wiwik Widayaningtias
Yanto le Honzo
Yanuar Widodo
Yetti A. KA
Yohanes Sehandi
Yudhis M. Burhanudin
Yukio Mishima
Yulhasni
Yuli
Yulia Permata Sari
Yurnaldi
Yusmar Yusuf
Yusri Fajar
Yuswinardi
Yuval Noah Harari
Zaki Zubaidi
Zakky Zulhazmi
Zawawi Se
Zen Rachmat Sugito
Zuriati
Tidak ada komentar:
Posting Komentar